Ketika seseorang memiliki anak terasa dunia ini dalam genggaman yang indah , begitu banyak ucapan kata selamat berbahagia yang datang menghampiri, perlahan tapi pasti setiap ayah ibu memiliki pengalaman yang berwarna warni dalam membesarkan, mengarahkan, membimbing, mengasuh setiap putra putri yang dimilikinya.
Kata lelah, letih, tertawa, sedih, menangis, gembira dan berbagai perasaan haru biru senantiasa mewarnai ruang hati setiap ayah dan ibu.
Tugas mulia menjadi orang tua merupakan fitrah yang diberikan olah sang khaliq Allah swt. Betapa kita memiliki tanggung jawab yang besar bagi amanah Allah yaitu menyelamatkan putra putri tercinta baik jasmani, rohani , hati mereka yang fitrah agar terjaga sampai tiba saatnya amanah dikembalikan.
Ayo bersama kita bergandeng tangan untuk menjaga jasmani mereka jangan sampai mereka mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan karena kita sebagai orang tua abai menjaga makanan, minuman yang sehat bagi mereka, dan kita begitu mudahnya memberikan mereka kesempatan untuk memegang HP, melihat aneka tontonan yang penting mereka anteng dan asyik diam memandang HP berjam jam agar ibu dan ayah tidak terganggu aktivitasnya.
Betapa banyak kita yang abai akan kebutuhan rohani dan jiwa mereka, putra putri tercinta membutuhkan senyuman ayah ibu setiap waktu, mereka butuh sapaan sentuhan kasih sayang ayah dan ibu, dan tidak jarang saat anak terjaga ayah ibu asyik dengan HP nya masing -masing , telp dan menonton berbagai macam kesukaan ayah dan ibu.
Tanpa sadar kita membiarkan anak kita asyik bermain sendiri dan pada akhiurnya walaupun secara fisik dekat namun hati ayah ibu dengan anak-anaknya jauh serasa orang asing.
Mari kita selamatkan anak-anak kita dengan cinta yang tulus dengan komunikasi yang sering agar anak anak kita merasa disayangi, dicintai dan dibutuhkan selalu kehadirannya.
Sebelum terlambat ayo kita ubah cara didik kita yang salah menjadi lebih baik lagi . Selamatkan anak-anakmu dngan cinta.karena Allah menyukai orang orang yang saling mencintai.

Komentar
Posting Komentar