Ketika pagi hari semua guru harus berjuang dengan hati yang indah dengan niat karena Allah dan seorang guru adalah pejuang pendidikan maka sepatutnya datang lebih awal dari peserta didik sehingga senyuman manis Bapak Ibu guru di pagi hari menjadi motivasi yang kuat bagi siswa untuk berangkat berjuang ke madrasah.
Senyuman hangat dari guru adalah kunci sukses sebuah lembaga untuk dicintai oleh peserta didik dan dan orang tua peserta didik akan merasa nyaman dan aman karena putra putri tercinta sudah disambut dengan senyuman hangat para guru yang sholih dan sholihah.
Mengucapkan salam , saling menyapa, anak-anak salim kepada Bapak Ibu guru akan menjadikan perilaku yang sopan dan santun . Diharapkan dengan sambutan hangat pagi hari oleh guru di ruang-ruang kelas akan menjadikan madrasah ramah anak akan terwujud dengan sendirinya seperti air yang mengalir tenang tiada henti membawa kedamaian.
Namun jika kondisi pagi hari jauh dari harapan yang ideal, guru datang terlambat, kepala madrasah terlambat, bahkan guru disambut kedatangannya oleh peserta didik maka yang terjadi adalah tidak akan terwujud pembelajaran yang menyenangkan .Hal ini disebabkan tidak adanya interaksi yang positif antara guru dan siswa.
Kondisi ini jika tidak dilakukan perubahan maka mutu pendidikan secara alamiah akan mengalami ketidakpercayaan masyarakat, sehingga secara perlahan madrasah akan ditinggalkan , dan ruang -ruang kelas akan menjadi kosong yang berakhir dengan penutupan lembaga.
Sebelum hal itu terjadi mari Bapak Ibu guru kita berjuang untuk menjadikan madrasah kita sebagai madrasah yang bermutu kita awali dari hal yang kelihatan kecil , namun secara kenyataan memiliki dampak yang besar yaitu kita hadir awal waktu, kita tampilkan senyum terindah , kita sapa dengan santun dan sopan peserta didik dengan hati ikhlas mengharapkan ridho Allah maka yakini madrasah kita akan menjadi madrasah yang akan tetap eksis sepanjang waktu dengan mutu yang hebat.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar