Manusia sejak lahir dibekali oleh Allah swt dengan kemampuan pendengaran , pendengaran yang Allah berikan akan berkembang dengan baik secara fitrahnya jika diawalidengan mendengarkan suara adzan, ya sebagai manusia kita semua memiliki fitrah yang suci.
Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan suci , jika hari-hari indah masa bayi diisi dengan suara- suara thoyyibah berupa suara murottal Al quran, senandung sholawat dan zikir , serta ucapan -ucapan pujian dari semua orang yang berada dilingkungan sang bayi pasti akan membuat bayi damai ,nyaman, dan memiliki ruhani yang tenang.
Meningkat usia sang bayi mulai dilatih ucapan -ucapan huruf, kata , dan akhirnya kalimah, jika seandainya yang diucapkan, dilatih adalah ucapan -ucapan kebaikan pastilah bayi mungil yang beranjak menjadi balita akan mampu mengucapkan kata -kata baik tadi.
Ketika kemampuan semakin meningkat maka bunda -bunda sholihah mulai melatih membaca huruf, kata-kata, dan akhirnya balita bunda akan berkembang menjadi seorang pembaca . Melahirkan seorang generasi pembaca memerlukan contoh keteladanan dari orang tua dan lingkungan sekitar.
Bagi seorang anak pembaca sejati dia tidak akan terlalu terpengaruh dengan HP dan media sosial lainnya , ya pembiasaan membaca buku akan selalu ada dan jika sudah menjadi karakter akan selalu mampu bertahan dan selalu berjuang membaca bagaimanapun kondisi kegiatan, kesibukan yang sedang dilakukan, karena pada dasarnya membaca adalah kunci kesuksesan seseorang untuk menjadi sukses.

Komentar
Posting Komentar