Langsung ke konten utama

SUASANA PKKM MI DAARUSSALAM


 Udara yang terasa panas mengiringi langkahku menuju MI Daarussalam Jagakarsa, saat matahari bersinar terik , suasana jalan raya M.Kahfi 2 hari itu ramai oleh kendaraan lalu lalang masyarakat dalam melakukan berbagai macam aktivitas kegiatan .

Setelah menyusuri perjalanan yang cukup melelahkan tiba saya di depan pintu gerbang MI Darussalam , tampak secara bergiliran peserta didik tiba diarea madrasah dengan berbagai alat transportasi , ada yang diantar motor oleh orang tua, ada pula peserta didik berjalan kaki, dan adapula yang menggunakan transportasi umum lainnya.

Kegiatan PKKM diawali dengan sambutan Bapak Kepala MI Darussalam Bapak Marjaya, M.Pd. dilanjutkan dengan kegiatan PKKM berupa studi dokumen MI dan wawancara yangdilakukan oleh TIM Penilai PKKM Bunda Hajah Endang, M.Pd. dan Dra. Yati Sumiati.

Dokumen satu persatu diteliti, dianalisis oleh TIM Penilai, jika ada  yang belum terlihat maka kepala MI Darussalam dan tim kerja bahu membahu mempersiapkan dokumen yang akan dianalisis tim penilai.

Suasana rintik rintik hujan mengiringi langkah tim penilai meninggalkan area MI Darussalam, peningkatan kewirausahaan, peningkatan kegiatan supervisi, administrasi guru pada tahun pelajaran 2024/2025 semoga semakin meningkat, dengan peningkatan mutu maka diharapkan PPDB tahun 2024/2025 akan semakin banyak peserta didik yang mendaftar dan semakin banyak partisipasi masyarakat untuk memasukkan putra putri tercinta ke MI Darussalam.      

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan Pejuang Pendidikan

Saat kabar duka itu datang tak terasa rasa keharuan menyeruak mengisi relung hati yang terdalam. Ya rasa tidak percaya muncul , berita ini benar atau tidak , kabar itu saya baca saat tengah malam. Innaalillahi wa innaa ilaihi roojiuun Bunda Hj. Aminah pejuang pendidikan yang tidak pernah mengenal kata lelah, letih ternyata sudah tiada. Masih teringat saat -saat saya bertemu dengan beliau wajahnya terpancar keagungan, wibawa dan senyum selalu terlihat menghiasi wajah beliau, perjuangan beliau dalam dunia pendidikan begitu besar. Saat beliau menceritakan perjuangan mendirikan RA Al Nur masya Allah begitu berat dan banyak sekali onak dan durinya tapi beliau bersama almarhum suami tercinta tetap maju berjuang demi kecintaan beliau terhadap dunia pendidikan. Semoga putra putri beliau beserta seluruh guru dapat melanjutkan perjuangan beliau yang begitu agung dalam menanamkan kecintaan terhadap Alquran dan menciptakan generasi Quran yang gemilang semoga perjuangan beliau senantiasa menjadi co...

SELAMATKAN ANAK-ANAKMU DENGAN CINTA

Ketika seseorang memiliki anak terasa dunia ini dalam genggaman yang indah , begitu banyak ucapan kata selamat berbahagia yang datang menghampiri, perlahan tapi pasti setiap ayah ibu memiliki pengalaman yang berwarna warni dalam membesarkan, mengarahkan, membimbing, mengasuh setiap putra putri yang dimilikinya. Kata lelah, letih, tertawa, sedih, menangis, gembira dan berbagai perasaan haru biru senantiasa mewarnai ruang hati setiap ayah dan ibu. Tugas mulia menjadi orang tua merupakan fitrah yang diberikan olah sang khaliq Allah swt. Betapa kita memiliki tanggung jawab yang besar bagi amanah Allah yaitu menyelamatkan putra putri tercinta baik jasmani, rohani , hati mereka yang fitrah agar terjaga sampai tiba saatnya amanah dikembalikan. Ayo bersama kita bergandeng tangan untuk menjaga jasmani mereka jangan sampai mereka mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan karena kita sebagai orang tua abai menjaga makanan, minuman yang sehat bagi mereka, dan kita begitu mudahnya memb...

HATI SEPUTIH MELATI

Allah memberikan kepada manusia hati seputih melati. Namun dalam kehidupan seringkali kita merasa kesulitan untuk menjaga hati kita . Rasa kecewa , sakit hati , sedih , marah, dan berbagai aneka rasa seringkali hadir dalam setiap peristiwa kehidupan. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan kita tidak bisa terus menerus sendiri dalam menata kebersihan hati butuh teman, sahabat yang bisa menenangkan dan mengarahkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa membersihkan hati kita dari debu-debu yang senantiasa menghampiri kita dan menjadikan hati kita semakin berdebu. Butuh semangat dan niat yang kuat untuk membersihkan hati kita , butuh teman, butuh bantuan , butuh kekuatan doa mohon kepada Allah agar kita bisa memiliki hati seputih melati aamiin.