Langsung ke konten utama

MARHABAN YAA RAMADHAAN

 Marhaban yaa syahru romadhoon suara alunan terdengar dari sudut ruang majlis ta'lim yang ada di lingkungan sekitar. Ya syair ini menandakan betapa bulan yang agung dan mulia akan segera hadir. Alhamdulilah beberapa hari lagi keindahan suasana bulan Romadhon akan menghiasi sudut -sudut hati kaum muslimin dan muslimat  di seluruh penjuru dunia.

Subhanallah Allah masih memberikan kita kesempatan untuk menambah amal timbangan kebaikan kita , alhamdulilah sampai hari ini kita masih diberikan berbagai macam kenikmatan untuk dapat menambah pahala kebaikan, banyak sahabat, saudara kita yang Syaban lalu masih bisa berbicara, bersenda gurau , dan masih bisa kita tatap wajahnya hari ini mereka semua sudah berpulang ke rahmatullah.

Alangkah indahnya kita masih bisa untuk menunaikan ibadah puasa walaaupun terasa lebih berat karena fisik kita yang beranjak memasuki masa - masa lanjut usia, di saat tubuh kita mulai tertatih melangkah perlahan padahal dahulu kita melangkah sangat gagah, rambut kita perlahan tapi pasti memutih padahal dahulu hitam legam, telinga kita mulai berkurang daya dengar, padahal dahulu begitu jelas suara-suara kita dengar, gigi kita mulai tanggal satu persatu sehingga makanpun perlu hati-hati ketika mengunyah makanan, padahal dahulu begitu kuat gigi-gigi yang kita miliki.

Begitulah kehidupan yang dapat kita nikmati, kita syukuri, kita harus selalu berjuang ikhlas dan tersenyum bahagia menjalaninya. Semoga Ramadhan tahun ini kita tetap dapat berpuasa sesuai kemampuan kita, kita masih dapat bertarawih setiap malam , kita masih dapat membaca alquran setiap hari, kita dapat berbagi kepada siapapun , kita dapat membayar zakat fitrah dan semoga kita bersama dapat menikmati hidangan Ramadhan dengan amal ibadah yang terbaik.

Semoga Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang penuh berkah yang menjadi awal kita menjadi umat yang senantiasa diridhoi , disayangi, dicintai oleh Allah dan kita semua mendapatkan malam lailatul qodr. Aamiin 

Marhaban yaa Romadhoon Marhaban syahru shiyaam.         

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan Pejuang Pendidikan

Saat kabar duka itu datang tak terasa rasa keharuan menyeruak mengisi relung hati yang terdalam. Ya rasa tidak percaya muncul , berita ini benar atau tidak , kabar itu saya baca saat tengah malam. Innaalillahi wa innaa ilaihi roojiuun Bunda Hj. Aminah pejuang pendidikan yang tidak pernah mengenal kata lelah, letih ternyata sudah tiada. Masih teringat saat -saat saya bertemu dengan beliau wajahnya terpancar keagungan, wibawa dan senyum selalu terlihat menghiasi wajah beliau, perjuangan beliau dalam dunia pendidikan begitu besar. Saat beliau menceritakan perjuangan mendirikan RA Al Nur masya Allah begitu berat dan banyak sekali onak dan durinya tapi beliau bersama almarhum suami tercinta tetap maju berjuang demi kecintaan beliau terhadap dunia pendidikan. Semoga putra putri beliau beserta seluruh guru dapat melanjutkan perjuangan beliau yang begitu agung dalam menanamkan kecintaan terhadap Alquran dan menciptakan generasi Quran yang gemilang semoga perjuangan beliau senantiasa menjadi co...

SELAMATKAN ANAK-ANAKMU DENGAN CINTA

Ketika seseorang memiliki anak terasa dunia ini dalam genggaman yang indah , begitu banyak ucapan kata selamat berbahagia yang datang menghampiri, perlahan tapi pasti setiap ayah ibu memiliki pengalaman yang berwarna warni dalam membesarkan, mengarahkan, membimbing, mengasuh setiap putra putri yang dimilikinya. Kata lelah, letih, tertawa, sedih, menangis, gembira dan berbagai perasaan haru biru senantiasa mewarnai ruang hati setiap ayah dan ibu. Tugas mulia menjadi orang tua merupakan fitrah yang diberikan olah sang khaliq Allah swt. Betapa kita memiliki tanggung jawab yang besar bagi amanah Allah yaitu menyelamatkan putra putri tercinta baik jasmani, rohani , hati mereka yang fitrah agar terjaga sampai tiba saatnya amanah dikembalikan. Ayo bersama kita bergandeng tangan untuk menjaga jasmani mereka jangan sampai mereka mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan karena kita sebagai orang tua abai menjaga makanan, minuman yang sehat bagi mereka, dan kita begitu mudahnya memb...

HATI SEPUTIH MELATI

Allah memberikan kepada manusia hati seputih melati. Namun dalam kehidupan seringkali kita merasa kesulitan untuk menjaga hati kita . Rasa kecewa , sakit hati , sedih , marah, dan berbagai aneka rasa seringkali hadir dalam setiap peristiwa kehidupan. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan kita tidak bisa terus menerus sendiri dalam menata kebersihan hati butuh teman, sahabat yang bisa menenangkan dan mengarahkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa membersihkan hati kita dari debu-debu yang senantiasa menghampiri kita dan menjadikan hati kita semakin berdebu. Butuh semangat dan niat yang kuat untuk membersihkan hati kita , butuh teman, butuh bantuan , butuh kekuatan doa mohon kepada Allah agar kita bisa memiliki hati seputih melati aamiin.