Langsung ke konten utama

PENCEGAHAN KANKER DALAM KELUARGA

 

       Rabu, 28 Februari 2024 bertempat di Aula Haji Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, diadakan kegiatan sosialisasi kesehatan kanker dan tumor. Kegiatan ini merupakan kerjasama pengurus DPW Kantor Kementerian Agama Jakarta Selatan dengan YKBN (Yayasan Kanker Bina Nusantara).
      Acara ini dihadiri oleh berbagai macam unsur pegawai yang berada dalam naungan Kementerian Agama yaitu kepala Madrasah, Kepala KUA, para pengawas Madrasah dan PAI dan pengawas Agama Kristen, para penyuluh dan ASN Kantor Kementerian Agama.
     Dalam sambutannya Bapak kepala Kantor memberikan Apresiasi kepada DPW yang telah mengadakan sosialisasi ini semoga sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yaitu pencegahan kanker bagi keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan.
    Paparan dari TIM YKBN membahas faktor pemicu kanker adalah adanya genetika keturunan dari keluarga sebelumnya seperti Ibu melalui ASI dari penderita kanker, sel sperma dari Ayah yang memiliki genetik kanker , adanya paparan kimia dan fisika yang ada dilingkungan sekitar kita berupa asap rokok, asap kendaraan, polusi udara dan berbagai mpoluton lainnya, makanan dan minuman yang mengandung zat carsinogen seperti junk food (makanan siap saji), minuman bersoda, makanan frozen ,dan berbagai jenis lainnya .
     Adapula dari cara pengolahan dan penyajian makanan yang salah seperti memasak nasi dengan menggunakan magic com yang terus menerus bersambung aliran listriknya agar nasi panas. Yang sebenarnya adalah ketika nasi sudah masak sebaiknya dicabut aliran listriknya dan ketika akan makan baru disambungkan kembali, atau dikukus untuk makan berikutnya . Yang benar adalah memasak untuk satu kali makan saja agar lebih sehat. Memasak pada umumnya menggunakan penyedap rasa sebaiknya penggunaan penyedap rasa dibatasi  dan yang benar adalah tidak digunakan lagi agar masakan yang terhidang benar-benar sehat.
      Pencegahan kanker dapat dimulai dari sekarang dengan pola hidup sehat, makan buah dan sayuran, rajin berolahraga, dan hindari stress. 
      Terakhir jangan lupa kita selalu mohon kepada Allah swt agar senantiasa diberikan kesehatan yang sempurna aamiin. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan Pejuang Pendidikan

Saat kabar duka itu datang tak terasa rasa keharuan menyeruak mengisi relung hati yang terdalam. Ya rasa tidak percaya muncul , berita ini benar atau tidak , kabar itu saya baca saat tengah malam. Innaalillahi wa innaa ilaihi roojiuun Bunda Hj. Aminah pejuang pendidikan yang tidak pernah mengenal kata lelah, letih ternyata sudah tiada. Masih teringat saat -saat saya bertemu dengan beliau wajahnya terpancar keagungan, wibawa dan senyum selalu terlihat menghiasi wajah beliau, perjuangan beliau dalam dunia pendidikan begitu besar. Saat beliau menceritakan perjuangan mendirikan RA Al Nur masya Allah begitu berat dan banyak sekali onak dan durinya tapi beliau bersama almarhum suami tercinta tetap maju berjuang demi kecintaan beliau terhadap dunia pendidikan. Semoga putra putri beliau beserta seluruh guru dapat melanjutkan perjuangan beliau yang begitu agung dalam menanamkan kecintaan terhadap Alquran dan menciptakan generasi Quran yang gemilang semoga perjuangan beliau senantiasa menjadi co...

SELAMATKAN ANAK-ANAKMU DENGAN CINTA

Ketika seseorang memiliki anak terasa dunia ini dalam genggaman yang indah , begitu banyak ucapan kata selamat berbahagia yang datang menghampiri, perlahan tapi pasti setiap ayah ibu memiliki pengalaman yang berwarna warni dalam membesarkan, mengarahkan, membimbing, mengasuh setiap putra putri yang dimilikinya. Kata lelah, letih, tertawa, sedih, menangis, gembira dan berbagai perasaan haru biru senantiasa mewarnai ruang hati setiap ayah dan ibu. Tugas mulia menjadi orang tua merupakan fitrah yang diberikan olah sang khaliq Allah swt. Betapa kita memiliki tanggung jawab yang besar bagi amanah Allah yaitu menyelamatkan putra putri tercinta baik jasmani, rohani , hati mereka yang fitrah agar terjaga sampai tiba saatnya amanah dikembalikan. Ayo bersama kita bergandeng tangan untuk menjaga jasmani mereka jangan sampai mereka mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan karena kita sebagai orang tua abai menjaga makanan, minuman yang sehat bagi mereka, dan kita begitu mudahnya memb...

HATI SEPUTIH MELATI

Allah memberikan kepada manusia hati seputih melati. Namun dalam kehidupan seringkali kita merasa kesulitan untuk menjaga hati kita . Rasa kecewa , sakit hati , sedih , marah, dan berbagai aneka rasa seringkali hadir dalam setiap peristiwa kehidupan. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan kita tidak bisa terus menerus sendiri dalam menata kebersihan hati butuh teman, sahabat yang bisa menenangkan dan mengarahkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa membersihkan hati kita dari debu-debu yang senantiasa menghampiri kita dan menjadikan hati kita semakin berdebu. Butuh semangat dan niat yang kuat untuk membersihkan hati kita , butuh teman, butuh bantuan , butuh kekuatan doa mohon kepada Allah agar kita bisa memiliki hati seputih melati aamiin.