Langsung ke konten utama

Terima Kasih Bapak Ibu Pejuang Pendidikan


 Matahari beranjak meninggi, sinarnya yang hangat terasa dipipi setiap hari Bapak Ibu Guru senantiasa melangkahkan kaki dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi seluruh generasi Indonesia.

Perjuangan setiap guru memiliki cerita yang berwarna warni , ada yang berjuang berjalan kaki, ada yang berenang menyebrangi sungai dan lautan, adapula yang harus naik perahu, naik motor, angkutan umum demi mencapai lembaga pendidikan tempat perjuangan.

Diantara cita-cita dan harapan para guru yang berada di daerah 3 T, yang berada jauh dari perkotaan senantiasa tetap semangat memberikan bimbingan, menanamkan karakter baik demi terciptanya generasi yang lebih baik, lebih santun, lebih berakhlak, lebih menguasai tekhnologi dan lebih segala-galanya.

Para pejuang pendidikan yang masih jauh dari kata sejahtera tetaplah berkarya dan semangat , kemampuan Bapak Ibu guru dalam mendidik generasi muda memiliki arti yang sangat tinggi bagi bangsa kita.

Bangsa Indonesia sangatlah membutuhkan perjuangan Bapak Ibu guru , yakinilah walaupun masih banyak orang yang tidak menghargai jasa-jasamu dan hidupmu masih banyak yang jauh dari kata cukup, kemuliaan tetap akan engkau raih , karena profesi guru dalam ajaran islam merupakan profesi yang kelak akan memiliki keistimewaan teragung yang diberikan oleh Allah swt yaitu menjadi orang pertama masuk kedalam syurga bersama Rasulullah saw.

Marilah kita jaga semangat untuk senantiasa berjuang dalam pendidikan karena mengharap Ridho Allah swt yang maha agung.    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan Pejuang Pendidikan

Saat kabar duka itu datang tak terasa rasa keharuan menyeruak mengisi relung hati yang terdalam. Ya rasa tidak percaya muncul , berita ini benar atau tidak , kabar itu saya baca saat tengah malam. Innaalillahi wa innaa ilaihi roojiuun Bunda Hj. Aminah pejuang pendidikan yang tidak pernah mengenal kata lelah, letih ternyata sudah tiada. Masih teringat saat -saat saya bertemu dengan beliau wajahnya terpancar keagungan, wibawa dan senyum selalu terlihat menghiasi wajah beliau, perjuangan beliau dalam dunia pendidikan begitu besar. Saat beliau menceritakan perjuangan mendirikan RA Al Nur masya Allah begitu berat dan banyak sekali onak dan durinya tapi beliau bersama almarhum suami tercinta tetap maju berjuang demi kecintaan beliau terhadap dunia pendidikan. Semoga putra putri beliau beserta seluruh guru dapat melanjutkan perjuangan beliau yang begitu agung dalam menanamkan kecintaan terhadap Alquran dan menciptakan generasi Quran yang gemilang semoga perjuangan beliau senantiasa menjadi co...

SELAMATKAN ANAK-ANAKMU DENGAN CINTA

Ketika seseorang memiliki anak terasa dunia ini dalam genggaman yang indah , begitu banyak ucapan kata selamat berbahagia yang datang menghampiri, perlahan tapi pasti setiap ayah ibu memiliki pengalaman yang berwarna warni dalam membesarkan, mengarahkan, membimbing, mengasuh setiap putra putri yang dimilikinya. Kata lelah, letih, tertawa, sedih, menangis, gembira dan berbagai perasaan haru biru senantiasa mewarnai ruang hati setiap ayah dan ibu. Tugas mulia menjadi orang tua merupakan fitrah yang diberikan olah sang khaliq Allah swt. Betapa kita memiliki tanggung jawab yang besar bagi amanah Allah yaitu menyelamatkan putra putri tercinta baik jasmani, rohani , hati mereka yang fitrah agar terjaga sampai tiba saatnya amanah dikembalikan. Ayo bersama kita bergandeng tangan untuk menjaga jasmani mereka jangan sampai mereka mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan karena kita sebagai orang tua abai menjaga makanan, minuman yang sehat bagi mereka, dan kita begitu mudahnya memb...

HATI SEPUTIH MELATI

Allah memberikan kepada manusia hati seputih melati. Namun dalam kehidupan seringkali kita merasa kesulitan untuk menjaga hati kita . Rasa kecewa , sakit hati , sedih , marah, dan berbagai aneka rasa seringkali hadir dalam setiap peristiwa kehidupan. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan kita tidak bisa terus menerus sendiri dalam menata kebersihan hati butuh teman, sahabat yang bisa menenangkan dan mengarahkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa membersihkan hati kita dari debu-debu yang senantiasa menghampiri kita dan menjadikan hati kita semakin berdebu. Butuh semangat dan niat yang kuat untuk membersihkan hati kita , butuh teman, butuh bantuan , butuh kekuatan doa mohon kepada Allah agar kita bisa memiliki hati seputih melati aamiin.