Langsung ke konten utama

IBUKU PAHLAWANKU

Alhamdulillah Allah memberiku kenikmatan sampai hari ini masih dapat memandang wajah ayah dan ibuku. Ibuku adalah wanita super hebat dia berjuang membesarkan adiknya tiga  orang laki-laki saat usianya masih kelas 3 SD karena ibunda tercinta meninggal dunia.
Ibuku wanita terhebat dia membesarkan kami  berlima dengan penuh semangat dan kerja keras , saat aku usia kelas 5 SD kami pindah ke Jakarta , pindah ngontrak sana sini, letih lelah beliau tidak rasakan dia selalu bilang kalian harus jadi sarjana jangan sepertiku yang hanya kelas 2 SD.
Kami berlima ditempa kerja keras sebagai anak tertua aku berjualan diterminal Pasar Minggu, adikku yang kedua dan ketiga berjualan ke Jatinegara, adikku yang keempat jualan kantong di Pasar Minggu, sibungsu dirumah bergantian kami menjaganya,   
Walaupun kehidupan sulit ibuku sangat menjaga pendidikan agama kami , setiap bada maghrib kami semua harus mengaji ke rumah guru, dan sekolah kami semua di Madrasah sampai tingkat MTs ketika SMA ibu memberi kebebasan aku di PGA , adikku di SMAN, dan MA serta Mondok dan STM .
Sholat tidak ada toleransi semua harus lima waktu, membaca alquran wajib setiap hari.
Kami berlima dididik kerja keras semua sekolah sambil jualan , akupun kuliah sambil jualan, ibuku tidak malu pergi ke kampus saat tidak ada uang untuk bayaran alhamdulilah ibu dekan memberikan pinjaman dan sehari berikutnya beliau bayarkan masya Allah tabarokallah.
Begitu hebatnya ibuku sampai hari inipun beliau masih membuat es mambo dan kue kue kecil jika yang pesan beliau jadilah tangan diatas jangan biasakan diri nyaman menjadi penerima , tentu ibuku jauh dari kesempurnaan tapi beliau selalu mengajarkan untuk kerja keras dan jujur jangan sampai menjadi orang yang membebani orang lain.
Alhamdulilaah yaa robb aku masih bisa meminta doa selalu apapun urusan aku terbiasa meminta doa kepada beliau alhamdulilah alhamdulilah alhamdulilah terima kasih yaa robb Engkau memberikan daku saat saat indah bersama ibu dan Bapak semoga kita semua husnul khotimah.
Selamat Hari Ibu bagi yang masih ada orang tua bersyukurlah masih ada tempat untuk pulang dan meminta doa karena mereka kunci pintu syurga yang ada di dunia. Aamiin     

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan Pejuang Pendidikan

Saat kabar duka itu datang tak terasa rasa keharuan menyeruak mengisi relung hati yang terdalam. Ya rasa tidak percaya muncul , berita ini benar atau tidak , kabar itu saya baca saat tengah malam. Innaalillahi wa innaa ilaihi roojiuun Bunda Hj. Aminah pejuang pendidikan yang tidak pernah mengenal kata lelah, letih ternyata sudah tiada. Masih teringat saat -saat saya bertemu dengan beliau wajahnya terpancar keagungan, wibawa dan senyum selalu terlihat menghiasi wajah beliau, perjuangan beliau dalam dunia pendidikan begitu besar. Saat beliau menceritakan perjuangan mendirikan RA Al Nur masya Allah begitu berat dan banyak sekali onak dan durinya tapi beliau bersama almarhum suami tercinta tetap maju berjuang demi kecintaan beliau terhadap dunia pendidikan. Semoga putra putri beliau beserta seluruh guru dapat melanjutkan perjuangan beliau yang begitu agung dalam menanamkan kecintaan terhadap Alquran dan menciptakan generasi Quran yang gemilang semoga perjuangan beliau senantiasa menjadi co...

SELAMATKAN ANAK-ANAKMU DENGAN CINTA

Ketika seseorang memiliki anak terasa dunia ini dalam genggaman yang indah , begitu banyak ucapan kata selamat berbahagia yang datang menghampiri, perlahan tapi pasti setiap ayah ibu memiliki pengalaman yang berwarna warni dalam membesarkan, mengarahkan, membimbing, mengasuh setiap putra putri yang dimilikinya. Kata lelah, letih, tertawa, sedih, menangis, gembira dan berbagai perasaan haru biru senantiasa mewarnai ruang hati setiap ayah dan ibu. Tugas mulia menjadi orang tua merupakan fitrah yang diberikan olah sang khaliq Allah swt. Betapa kita memiliki tanggung jawab yang besar bagi amanah Allah yaitu menyelamatkan putra putri tercinta baik jasmani, rohani , hati mereka yang fitrah agar terjaga sampai tiba saatnya amanah dikembalikan. Ayo bersama kita bergandeng tangan untuk menjaga jasmani mereka jangan sampai mereka mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan karena kita sebagai orang tua abai menjaga makanan, minuman yang sehat bagi mereka, dan kita begitu mudahnya memb...

HATI SEPUTIH MELATI

Allah memberikan kepada manusia hati seputih melati. Namun dalam kehidupan seringkali kita merasa kesulitan untuk menjaga hati kita . Rasa kecewa , sakit hati , sedih , marah, dan berbagai aneka rasa seringkali hadir dalam setiap peristiwa kehidupan. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan kita tidak bisa terus menerus sendiri dalam menata kebersihan hati butuh teman, sahabat yang bisa menenangkan dan mengarahkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa membersihkan hati kita dari debu-debu yang senantiasa menghampiri kita dan menjadikan hati kita semakin berdebu. Butuh semangat dan niat yang kuat untuk membersihkan hati kita , butuh teman, butuh bantuan , butuh kekuatan doa mohon kepada Allah agar kita bisa memiliki hati seputih melati aamiin.