Anak adalah amanah Allah yang harus kita jaga , betapa lelah, letih, lahir dan batin dalam mengurus anak. Butuh kerjasama yang kuat , harmonis , selaras, serasi antara ayah dan ibu dalam mengurus, membimbing, mengarahkan putra putri tercinta yang dititipkan.
Ketika suara ayah ibu menggelegar keras memarahi anak maka hati anak dan syaraf anak akan mengalami retak seperti retaknya gelas beling yang terjatuh.
Jika rekaman itu terdengar terus menerus cacian, makian , umpatan, hinaan dari orang tua maka nak-anak akan mengalami kesulitan dalam berbicara, gangguan kemampuan membaca, kesulitan bersosialisasi yang bila dibiarkan akan menimbulkan penyakit mental secara permanen.
Ayah bunda jika anak melakukan kesalahan sekecil apapun arahkan dengan duduk bersama, suara pelan penuh cinta, ajak komunikasi penuh sayang , yakini didunia ini tidak ada anak yang bodoh , tidak ada anak yang gagal , hanya butuh waktu yang berbeda dalam perkembangan tumbuh kembang dan kemampuan kecerdasan keterampilan apapun yang sudah diberikan oleh Allah swt.
Ketika ikhtiar sudah dilakukan, perjuangan sudah dilakukan maka masalah hasil adalah hak Allah swt tempat kita mengembalikan semua takdir yang diberikan oleh Allah swt.
Jangan pernah membandingkan anak yang satu dengan yang lain , karena setiap anak memiliki keunikan yang berbeda yang diberikan oleh Allah swt, bagaimanapun anak kita mereka adalah sumber doa , sumber cahaya , penuntun kita masuk syurga terindah, mereka adalah titipan , amanah yang harus dijaga lahir batinnya , hatinya, fitrahnya untuk kita kenalkan kepada sang pencipta Allah , Allah, Allah swt.
Jangan pernah retakkan hati anakmu .

Komentar
Posting Komentar