Langsung ke konten utama

KETULUSAN YANG INDAH

Saat-saat ibu kita mengurus waktu kecil dan kehangatan ayah saat membimbing kita berjalan tertatih di waktu kecil terasa begitu indah. Ketulusan orang tua kita mendampingi , membimbing, mengurus tiada tergambarkan bagaimana mereka melakukan itu semua dengan tetesan keringat dan kelelahan yang tidak pernah terbayangkan sampai saat ini.
Orang tua kita adalah pahlawan sejati yang tanpa tanda jasa, tanpa balasan senantiasa hadir dua puluh empat jam tanpa kenal lelah dan letih. Saat kita sakit orang tua kita selalu hadir mengobati, mendoakan agar kita panjang umur dan diberikan kesehatan yang sempurna dan cepat. Bagaimanakah kondisi kita saat orang tua kita sakit sudahkah kita melakukan seperti apa yang mereka lakukan, saat kita terjatuh mereka cepat meraih tubuh kita , apakah kita sudah melakukan seperti apa yang mereka lakukan.
Orang tua adalah makhluk Allah yang jauh dari kesempurnaan , namun kita harus banyak belajar dari ketulusan mereka menyayangi kita tanpa pamrih , tanpa mengharapkan balasan apapun, jauh dari ingin
diberikan apapun juga, orang tua adalah kunci kita untuk mencapai ridho Allah swt. Ridho Allah tergantung kepada ridho orang tua.

Jika mereka salah dalam mendidik kita, salah dalam mengarahkan kita, mereka tidak mampu memberikan fasilitas kehidupan seperti teman-teman kita bukan berarti kita merendahkan mereka , kita membenci mereka, kita tidak peduli kepada mereka.

Marilah kita mulai belajar menata hati untuk mencintai, lebih mencintai ayah dan ibu kita , selagi mereka ada bersama kita, jangan sia-siakan waktu untuk menyimpan dendam , rasa ketidaksukaan , rasa tidak peduli kepada orang tua, sayangi , sayangi, sayangi mereka , karena mereka begitu tulus mengurus kita.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Jalan Pejuang Pendidikan

Saat kabar duka itu datang tak terasa rasa keharuan menyeruak mengisi relung hati yang terdalam. Ya rasa tidak percaya muncul , berita ini benar atau tidak , kabar itu saya baca saat tengah malam. Innaalillahi wa innaa ilaihi roojiuun Bunda Hj. Aminah pejuang pendidikan yang tidak pernah mengenal kata lelah, letih ternyata sudah tiada. Masih teringat saat -saat saya bertemu dengan beliau wajahnya terpancar keagungan, wibawa dan senyum selalu terlihat menghiasi wajah beliau, perjuangan beliau dalam dunia pendidikan begitu besar. Saat beliau menceritakan perjuangan mendirikan RA Al Nur masya Allah begitu berat dan banyak sekali onak dan durinya tapi beliau bersama almarhum suami tercinta tetap maju berjuang demi kecintaan beliau terhadap dunia pendidikan. Semoga putra putri beliau beserta seluruh guru dapat melanjutkan perjuangan beliau yang begitu agung dalam menanamkan kecintaan terhadap Alquran dan menciptakan generasi Quran yang gemilang semoga perjuangan beliau senantiasa menjadi co...

SELAMATKAN ANAK-ANAKMU DENGAN CINTA

Ketika seseorang memiliki anak terasa dunia ini dalam genggaman yang indah , begitu banyak ucapan kata selamat berbahagia yang datang menghampiri, perlahan tapi pasti setiap ayah ibu memiliki pengalaman yang berwarna warni dalam membesarkan, mengarahkan, membimbing, mengasuh setiap putra putri yang dimilikinya. Kata lelah, letih, tertawa, sedih, menangis, gembira dan berbagai perasaan haru biru senantiasa mewarnai ruang hati setiap ayah dan ibu. Tugas mulia menjadi orang tua merupakan fitrah yang diberikan olah sang khaliq Allah swt. Betapa kita memiliki tanggung jawab yang besar bagi amanah Allah yaitu menyelamatkan putra putri tercinta baik jasmani, rohani , hati mereka yang fitrah agar terjaga sampai tiba saatnya amanah dikembalikan. Ayo bersama kita bergandeng tangan untuk menjaga jasmani mereka jangan sampai mereka mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, kesehatan karena kita sebagai orang tua abai menjaga makanan, minuman yang sehat bagi mereka, dan kita begitu mudahnya memb...

HATI SEPUTIH MELATI

Allah memberikan kepada manusia hati seputih melati. Namun dalam kehidupan seringkali kita merasa kesulitan untuk menjaga hati kita . Rasa kecewa , sakit hati , sedih , marah, dan berbagai aneka rasa seringkali hadir dalam setiap peristiwa kehidupan. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan kita tidak bisa terus menerus sendiri dalam menata kebersihan hati butuh teman, sahabat yang bisa menenangkan dan mengarahkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa membersihkan hati kita dari debu-debu yang senantiasa menghampiri kita dan menjadikan hati kita semakin berdebu. Butuh semangat dan niat yang kuat untuk membersihkan hati kita , butuh teman, butuh bantuan , butuh kekuatan doa mohon kepada Allah agar kita bisa memiliki hati seputih melati aamiin.